TEMPO Interaktif, Ja
karta - Pemilihan Direksi PT. Pertamina direaksi dengan ancaman mogok oleh Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma Refinery Unit IV Cilacap. Aksi mogok kerja akan dilakukan jika pemerintah memilih direksi yang diduga mempunyai titipan kepentingan tertentu.
"Kami menolak direksi titipan yang berencana memprivatisasi dan membundling (memecah) unit usaha pertamina,” kata Ketua Bidang Monitoring Implementasi GCG (Good Corporate Government) Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Koesdjarjo, saat dihubungi Tempo, Minggu (10/1).






JAKARTA - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menuntut agar perombakan jajaran direksi PT Pertamina (persero) dipercepat. Presiden FSPPB Ugan Gandar mengatakan saat ini jajaran direksi Pertamina tidak solid, sehingga menghambat kinerja perseroan.









