Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB)

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Welcome to the Labour's World !!

People Review Berdampak Sistemik

Email Cetak PDF

Akhir Februari ini menjadi momen penting bagi seluruh pekerja (13.172 orang)  Pertamina. Pada akhir bulan inilah, perjalanan karier pekerja Pertamina dalam setahun terakhir akan dinilai. Seperti halnya penilaian dan pembagian raport ala anak sekolah, momen penilaian pekerja Pertamina seharusnya menjadi hal yang ditunggu dan disambut dengan penuh antusias. Seperti tahun lalu, pembagian nilai di lingkungan Pertamina diyakini akan menjadi momen menegangkan dan meresahkan. Pasalnya, penilaian pekerja yang seharusnya dilandasi semangat untuk memperbaiki perusahaan sudah ‘dirampok’ dengan sistem penilaian yang kurang fair.

Adalah sistem penilaian 360 derajat dengan metode People Review yang menjadi penyebabnya. Alih-alih memperbaiki kinerja dan membawa keuntungan bagi perusahaan, sistem penilaian yang melibatkan atasan, bawahan, dan pier (rekan kerja) ini nyatanya memberi dampak sistemik yang sangat buruk bagi kehidupan kita sebagai pekerja ataupun perusahaan.

Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 13 Maret 2010 10:26 ) Baca selengkapnya...
 

Pemerintah Diminta Cabut Peraturan Dividen BUMN

Email Cetak PDF

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah didesak untuk segera mencabut PP No.73/2001 tentang pembagian dividen BUMN. Pasalnya, kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Minyak dan Gas Bumi Indonesia (KSP Migas Indonesia) Faisal Yusra, peraturan itu tak kondusif bagi operasional BUMN.

“Dalam PP Nomor 73/2001 diatur sedemikian rupa soal pembagian laba BUMN. Misalnya untuk Pertamina pembagiannya 60 persen pemerintah dan 40 persen porsi Pertamina. Namun, dari 40 persen itu, 20 persennya menjadi dividen Pertamina dan 20 persennya untuk dana cadangan, belanja, dan sebagainya. Itu tak cukup untuk operasional Pertamina. KSP Migas Indonesia, di Jakarta, kemarin.

Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 25 Pebruari 2010 20:54 ) Baca selengkapnya...
 

Pertamina Kehilangan "PSO" Rp80 Triliun

Email Cetak PDF

Surabaya - PT Pertamina berpotensi kehilangan dana program kewajiban memberikan pelayanan terhadap publik (public service obligation/PSO) senilai Rp80 triliun pada 2010.

"Tahun ini, kami berpotensi kehilangan PSO senilai Rp80 triliun. Ini akibat adanya kebijakan yang tidak adil," kata Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Ugan Gandar, di Surabaya, Rabu. Ia menjelaskan, dana PSO itu tidak bisa didapatkan oleh badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang perminyakan itu karena pemerintah melelang distribusi minyak dan gas kepada pihak swasta.

Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 03 Maret 2010 22:09 ) Baca selengkapnya...
 


Halaman 6 dari 8

Polls

Berapa sepantasnya bonus yg hrs diterima pekerja? (Direksi menerima tantiem 0.17% dari laba 2006 & 2007)
 

References

Peraturan perundangan:
UU No.13 Tahun 2003
Tentang Ketenagakerjaan
UU No.02 Tahun 2004
Tentang Perselisihan Hubungan Industrial
UU No.21 Tahun 2000
Tentang Serikat Buruh
UU No.09 Tahun 1998
Tentang Unjuk Rasa

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini24
mod_vvisit_counterKemarin23
mod_vvisit_counterMinggu ini241
mod_vvisit_counterMinggu lalu227
mod_vvisit_counterBulan ini153
mod_vvisit_counterBulan lalu1050
mod_vvisit_counterSemua hari8048
We have: 3 guests online
Your IP: 38.107.191.83
 , 
Today: Sep 05, 2010

Newsflash

Sebanyak kurang lebih 170 orang pekerja Pertamina seluruh Indonesia yang bernaung dibawah FSPPB pada hari Kamis 14 Januari 2010 berduyun-duyun mendatangi gedung Kementrian BUMN untuk menyampaikan  masukan pekerja sehubungan dengan ramainya pemberitaan terkait rencana Pergantian Direksi Pertamina.