Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB)

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Welcome to the Labour's World !!

Kasus HOMC Pertamina

Email Cetak PDF

Penyidik Mulai Hitung Audit dan Harga HOMC Pertamina

JAKARTA. Langkah Kejaksaan Agung sepertinya mulai maju dalam menangani kasus High Octane Mogas Component (HOMC) Pertamina. Meski status penanganan kasus itu belum resmi dinaikkan ke penyidikan. Namun, pengumpulan data-data terus dilakukan.Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendy mengatakan, penyidik saat ini memfokuskan pada soal perhitungan audit untuk memastikan kerugian. "Masih ada, soal perhitungan audit," tegas Marwan, Selasa (20/4).

Marwan bilang, selain proses perhitungan audit, penyidik juga butuh kepastian terkait proses perhitungan harga HOMC. "Sedang hitung juga soal standar harga," tandasnya.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Arminsyah mengatakan bahwa penyidik pidana khusus terus mengumpulkan data data agar kasus tersebut bisa dinaikkan ke penyidikan. Arminsyah juga menjanjikan dalam waktu dekat kasus itu bakal naik ke penyidikan.

Marwan menegaskan putusan atas penjualan TEL yang diduga ada proses suap-menyuap, nanti juga akan dijadikan salah satu bahan terkait proses penyelidikan kasus korupsi pengadaan HOMC (high octane mogas component). Ia bilang kasus itu belum dihentikan penyelidikannya oleh kejaksaan.
Epung Saepudin

Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 22 April 2010 07:34 )
 

Kejagung Janjikan Kasus HOMC Pertamina Segera Naik ke Penyidikan

Email Cetak PDF

JAKARTA. Kejaksaan Agung menegaskan bahwa penyelidikan kasus High Octane Mogas Component (HOMC) terus dilakukan dengan mengumpulkan berbagai keterangan dan data. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Arminsyah mengatakan bahwa penyidik pidana khusus terus bekerja keras mengumpulkan data agar kasus tersebut bisa dinaikkan ke penyidikan. Arminsyah juga menjanjikan dalam waktu dekat kasus itu bakal naik ke penyidikan. "Akan segera dinaikan ke penyidikan," tandasya, Selasa (12/4).

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Marwan Effendy menambahkan putusan atas penjualan TEL yang diduga ada proses suap menyuap, nanti juga akan dijadikan salah satu bahan terkait proses penyelidikan kasus korupsi pengadaan HOMC. Ia bilang kasus itu belum dihentikan penyelidikannya oleh kejaksaan. Marwan bilang, karena pihaknya kesulitan mendapatkan data, pihak BPKP tidak bisa menghitung nilai pasti dalam dugaan korupsi HOMC. "Dengan adanya ini (putusan Innospec) akan kita minta ke Pertamina," tegas Marwan.

Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 22 April 2010 07:34 ) Baca selengkapnya...
 

Pekerja Pertamina Tolak Penjualan Patra Jasa

Email Cetak PDF

FEDERASI Serikat.Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak rencana direksi PT Penamina (Persero) untuk men-jual anak perusahaannya, PT Patra Jasa, mengingat perusahaan tersebut merupakan salah satu dari puluhan anak perusahaan Pertamina yang meraup untung. Menurut Presiden FSPPB Ugan Gandar, PT Patra Jasa tahun 2009 meraup keuntungan bersih mencapai Rp 17 miliar dengan jumlah tenaga kerja hampir mendekati 900 orang.

"Pertamina jangan menjual anak perusahaan yang untung. Sehingga kami berpikir ada agenda apa di belakang penjualan aset Penamina yang produktif ini," katanya kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin. Rencana Pertamina menjual PT Patra Jasa, pernah ditanyakan FSPPB kepada Dirut Penamina lama. Ari Soemarno. Saat itu. ditanyakan pula kenapa Ratra Jasa diserahkan kepada Perusahaan Penyehatan Aset (PPA). Jawaban Ari Soemarno waktu itu. Patra Jasa bukan untuk dijual, tapi disehatkan. "Pertanyaannya adalah apakah setelah perusahaan itu sehat kemudian dijual," ucap Ugan.
Pemutakhiran Terakhir ( Selasa, 13 April 2010 21:37 ) Baca selengkapnya...
 


Halaman 3 dari 8

Polls

Berapa sepantasnya bonus yg hrs diterima pekerja? (Direksi menerima tantiem 0.17% dari laba 2006 & 2007)
 

References

Peraturan perundangan:
UU No.13 Tahun 2003
Tentang Ketenagakerjaan
UU No.02 Tahun 2004
Tentang Perselisihan Hubungan Industrial
UU No.21 Tahun 2000
Tentang Serikat Buruh
UU No.09 Tahun 1998
Tentang Unjuk Rasa

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini27
mod_vvisit_counterKemarin23
mod_vvisit_counterMinggu ini244
mod_vvisit_counterMinggu lalu227
mod_vvisit_counterBulan ini156
mod_vvisit_counterBulan lalu1050
mod_vvisit_counterSemua hari8051
We have: 1 guests online
Your IP: 38.107.191.82
 , 
Today: Sep 05, 2010

Newsflash

Pada tanggal 20 - 21 Pebruari 2010 telah berlangsung Musyawarah Anggota Serikat Pekerja Pertamina Persada Semarang. Acara yang berlangsung di Kaliurang Yogyakarta tersebut berhasil memilih Ketua Umum SP.Persada yang baru yaitu Feri Ananda menggantikan Ketua Umum yang lama yaitu Sumpeno yang telah habis masa jabatannya. Hadir pada kesempatan tersebut Presiden FSPPB Ugan Gandar beserta pengurus Serikat Pekerja anggota FSPPB.